Cover buku Gambaran Surga karya Dhiya'uddin Abu Abdillah Muhammad bin Abdul Wahid bin Ahmad bin Abdullah Al-Maqdisi
Diupload Oleh:admin
Tanggal Upload:
Dilihat:135 kali
Diunduh:52 kali

Gambaran Surga

Kategori:
Tahun Terbit:2026
Jumlah Halaman:120 halaman
Penerbit:QantaraLit
Tata Letak:Muhamad Abid Hadlori

Deskripsi

Daftar Isi

  • Penyebutan jumlah pintu surga. Kami memohon kepada alloh dari karunia-nya agar memasukkan kita ke dalamnya

  • Penyebutan orang pertama yang dibukakan pintu surga dan yang pertama mengetuknya

  • Penyebutan luasnya pintu-pintu surga. Allahumma adkhilnal jannata bifadhli rahmatik (Ya Alloh, masukkanlah kami ke dalam surga dengan karunia rahmat-Mu)

  • Penyebutan jarak antara dua pintu dari pintu-pintu surga

  • Penyebutan kunci surga. Nas'alullaha min fadhlihi (Kami memohon kepada Alloh dari karunia-Nya)

  • Penyebutan bahwa tidak seorang pun masuk surga kecuali dengan surat izin

  • Penyebutan rombongan pertama yang masuk surga. Nas'alullaha bifadhlihi wa karamihi an yaj'alana minhum, aamiin (Kami memohon kepada Alloh dengan karunia dan kemurahan-Nya agar menjadikan kita termasuk dari mereka, aamiin)

  • Penyebutan rombongan kedua dari penghuni surga

  • Penyebutan bahwa Alloh 'Azza wa Jalla melebihkan sebagian penghuni surga atas sebagian yang lain, dan bahwa Alloh dengan karunia-Nya menyampaikan siapa yang Dia kehendaki dari kaum mukminin kepada derajat para nabi 'alaihimus salam

  • Penyebutan kedudukan tertinggi di surga dan apa namanya

  • Penyebutan surga yang tertinggi dan paling utama. Nas'alullaha min fadhlihi (Kami memohon kepada Alloh dari karunia-Nya)

  • Menyebutkan penghuni Surga yang paling tinggi kedudukannya, kita memohon kepada Alloh dari karunia-Nya

  • Menyebutkan pemberian paling utama bagi penghuni Surga, kita memohon kepada Alloh dari karunia-Nya

  • Menyebutkan jumlah tingkatan Surga

  • Menyebutkan bahwa Alloh 'Azza wa Jalla dengan karunia dan kemurahan-Nya telah menyiapkan bagi hamba-hamba-Nya yang shalih apa yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga, dan belum pernah terlintas di hati manusia

  • Menyebutkan Surga berbicara

  • Menyebutkan bangunan Surga, kita memohon kepada Alloh dari karunia-Nya agar memasukkan kita ke dalam Surga

  • Menyebutkan tanah Surga, kita memohon Surga kepada Alloh dengan karunia dan kemurahan-Nya

  • Menyebutkan warna Surga, kita memohon kepada Alloh dengan karunia dan kemurahan-Nya

  • Menyebutkan cahaya Surga, kita memohon kepada Alloh dengan karunia dan kemurahan-Nya

  • Menyebutkan tempat cambuk di Surga dan semacamnya

  • Menyebutkan kemah-kemah di Surga, kita memohon kepada Alloh dari karunia-Nya

  • Menyebutkan kamar-kamar Surga, kita memohon kepada Alloh dari karunia-Nya

  • Menyebutkan pohon-pohon Surga

  • Menyebutkan buah-buahan Surga, kita memohon kepada Alloh dari karunia-Nya

  • Menyebutkan makanan penghuni Surga, cara makan dan minum mereka, kita memohon kepada Alloh dari karunia-Nya

  • Penyebutan tentang makanan pertama yang dimakan penghuni surga

  • Penyebutan tentang sungai-sungai surga. Nas'alullāhul jannata bifadhlihi wa karamih (Kami memohon surga kepada Allah dengan karunia dan kemurahan-Nya)

  • Penyebutan tentang sungai-sungai surga yang ada di dunia

  • Penyebutan tentang pasar surga. Nas'alullāha min fadhlihi wa karamih (Kami memohon kepada Allah dari karunia dan kemurahan-Nya)

  • Penyebutan tentang pakaian penghuni surga. Nas'alullāha min fadhlihi wa karamih (Kami memohon kepada Allah dari karunia dan kemurahan-Nya)

  • Penyebutan tentang hamparan penghuni surga. Nas'alullāha min fadhlihi bifadhlih (Kami memohon kepada Allah dari karunia-Nya dengan karunia-Nya)

  • Penyebutan tentang sifat penghuni surga dan sifat ucapan mereka. Nas'alul jannata bifadhli rahmatih (Kami memohon surga dengan karunia rahmat-Nya)

  • Penyebutan tentang wanita-wanita penghuni surga

  • Penyebutan nyanyian bidadari

  • Penyebutan pernikahan penghuni surga

  • Penyebutan bahwa penghuni surga tidak mati di dalamnya. Nas'alulloh al-jannah bifadhlihi wa karamih (Kami memohon surga kepada Alloh dengan karunia dan kemurahan-Nya)

  • Penyebutan bahwa penghuni surga tidak tidur

  • Penyebutan pengenalan penghuni surga terhadap tempat tinggal mereka di dalamnya. Nas'alulloh min fadhlih (Kami memohon kepada Alloh sebagian karunia-Nya)

  • Penyebutan anak-anak di surga

  • Penyebutan burung surga. Nas'alulloh min fadhlih (Kami memohon kepada Alloh sebagian karunia-Nya)

  • Penyebutan hari tambahan (Yaumul Mazid) di surga. Nas'alulloh min fadhlih bifadhlihi wa karamih (Kami memohon kepada Alloh sebagian karunia-Nya dengan karunia dan kemurahan-Nya)

  • Penyebutan firman Alloh Ta'ala: "agar Alloh menyempurnakan pahala mereka dan menambah karunia-Nya kepada mereka" (QS. Fathir: 30)

  • Penyebutan hewan tunggangan yang dikendarai penghuni surga. Nas'alulloha min fadhlih (Kami memohon kepada Alloh dari karunia-Nya)

  • Penyebutan aroma surga. Nas'alulloha min fadhlih bi fadhlih (Kami memohon kepada Alloh dari karunia-Nya dengan karunia-Nya)

  • Penyebutan kegembiraan para bidadari terhadap suami-suami mereka

  • Penyebutan perintah untuk mencari surga

  • Penyebutan bahwa Alloh Jalla wa 'Ala memerintahkan untuk bersegera menuju surga. Alloh 'Azza wa Jalla berfirman: "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi" (QS. Ali 'Imran: 133). Dan Dia 'Azza wa Jalla berfirman: "Dan Alloh menyeru (manusia) ke Darussalam (surga)" (QS. Yunus: 25)

  • Penyebutan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Ketahuilah, adakah orang yang bersungguh-sungguh menuju surga?" Nas'alulloha min fadhlih (Kami memohon kepada Alloh dari karunia-Nya)

  • Penyebutan bahwa umat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam masuk surga sebelum umat-umat lain

  • Penyebutan orang pertama yang masuk surga dari umat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam

  • Penyebutan bahwa orang-orang fakir masuk surga sebelum orang-orang kaya

  • Penyebutan sifat orang-orang fakir

  • Penyebutan orang pertama yang diseru menuju surga

  • Penyebutan bahwa Alloh mengangkat derajat seorang hamba di surga karena istighfar anaknya untuknya

  • Penyebutan bahwa Alloh 'Azza wa Jalla mengangkat suatu kaum ke derajat-derajat yang tinggi karena dzikir mereka kepada-Nya

  • Penyebutan bahwa Alloh 'Azza wa Jalla, dengan karunia dan kemurahan-Nya, mengangkat keturunan seorang mukmin bersamanya dalam derajatnya meskipun amal mereka belum mencapai amalnya

  • Penyebutan siapa saja penghuni surga

  • Penyebutan bahwa umat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah umat terbanyak di surga

  • Penyebutan orang yang masuk surga dari umat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam tanpa hisab. Allahummaj'alna minhum (Ya Alloh, jadikanlah kami termasuk dari mereka)

  • Penyebutan penghuni surga yang paling rendah kedudukannya dan yang paling akhir masuk surga

Komentar

Tinggalkan Komentar