Deskripsi
Daftar Isi
[Pasal Kedua: Tauhid Thalab dan Qashd]
[Keutamaan Syahadat Laa ilaaha illallah]:
[Makna Syahadat Laa ilaaha illallah]:
Syarat-syarat Syahadat Laa Ilaaha Illalloh
Pasal Ketiga: Definisi Ibadah, Penyebutan Sebagian Jenisnya, Dan Bahwa Siapa Yang Memalingkan Sesuatu Darinya Kepada Selain Alloh, Sungguh Ia Telah Berbuat Syirik
Jenis-jenis ibadah lahir dan batin lainnya
Pasal Keempat: Penjelasan lawan tauhid, yaitu syirik, dan bahwa ia terbagi menjadi dua: akbar dan asghar, serta penjelasan masing-masing
Awal munculnya syirik
Masuknya paganisme ke negeri Arab melalui 'Amr bin Luhai Al-Khuza'i
[Sebab-sebab setan mempermainkan orang-orang musyrik dalam menyembah berhala]
[Kebanyakan syirik umat-umat adalah dalam hal ketuhanan, bukan dengan mengingkari Sang Pencipta]
[Syirik Besar]
[Pengertian syirik]
[Syirik Kecil]
[Riya dan kemunafikan]
[Bersumpah dengan selain Alloh]
Pasal kelima: Penjelasan Perkara-Perkara Yang Dilakukan Orang Awam, Di Antaranya Ada Yang Syirik Dan Ada Yang Mendekati Syirik, Serta Penjelasan Ruqyah Yang Disyariatkan Dan Yang Terlarang, Dan Apakah Tamimah Boleh
[Pembahasan tentang ruqyah]
[Tamimah dan hijab]
Pasal keenam: Di Antara Syirik Adalah Perbuatan Orang Yang Bertabarruk Dengan Pohon, Batu, Tempat, Kuburan, Atau Semisalnya Dan Menjadikan Tempat Itu Hari Raya, Serta Penjelasan Bahwa Ziarah Terbagi Menjadi Sunnah, Bid'ah, Dan Syirik
[Ziarah kubur]
Pasal ketujuh: Penjelasan Apa Yang Menimpa Orang Awam Hari Ini Berupa Perbuatan Mereka Di Sisi Kuburan, Serta Syirik Terang-Terangan Dan Sikap Berlebihan Yang Melampaui Batas Terhadap Orang-Orang Mati Yang Mereka Lakukan
[Hukum orang yang menyalakan pelita di atas kuburan atau membangun masjid di atas makam]
[Tertipunya umat oleh Iblis dan penyelisihan mereka terhadap larangan dan peringatan Rasul]
Pasal Kedelapan: Penjelasan Hakikat Sihir, Hukum Penyihir, Dan Penyebutan Hukuman Orang Yang Membenarkan Dukun
[Haramnya melepas sihir dengan sihir]:
[Membenarkan dukun adalah kekafiran]:
Pasal Kesembilan: Mengumpulkan Makna Hadits Jibril Dalam Pengajaran Agama Kita, Bahwa Agama Terbagi Menjadi Tiga Tingkatan: Islam, Iman, Dan Ihsan, Serta Penjelasan Masing-Masing
Iman adalah ucapan dan amalan:
[Tingkatan Islam]:
[Tingkatan Iman]:
Termasuk dalam makna iman adalah:
[Tingkatan Ihsan]:
[Lima Rukun Islam]:
[Dua Kalimat Syahadat]:
[Shalat]:
[Keutamaan Shalat]:
[Hukum Orang yang Meninggalkan Shalat]:
[Zakat]:
[Hukum Orang yang Menolak Menunaikan Zakat]:
[Puasa]:
[Haji]:
Penyebutan hal-hal yang termasuk dalam makna iman dan Islam berupa perintah, larangan, dan kabar:
[Rukun-rukun Iman]:
[Iman kepada Allah]:
[Iman kepada Malaikat]:
[Pembagian Malaikat dan Kekhususan Mereka]:
[Iman kepada Kitab-Kitab yang Diturunkan]:
[Iman kepada Para Rasul]:
[Iman kepada Hari Kebangkitan dan Datangnya Kiamat]:
[Iman kepada Tanda-Tanda Kiamat]:
[Iman kepada Kematian]:
[Iman kepada Apa yang Terjadi Setelah Kematian]:
[Penetapan Azab Kubur]:
[Nash-nash Sunnah dalam Menetapkan Azab Kubur]:
[Nash-nash Kitab dan Sunnah tentang Perjumpaan dengan Allah]:
[Beriman kepada tiupan sangkakala]:
[Pengumpulan: untuk hari keputusan]:
[Pengumpulan makhluk untuk penghadapan (amal)]:
[Berlepas dirinya manusia pada hari itu, sebagian dari sebagian yang lain]:
[Lembaran-lembaran amal diambil dengan tangan kanan dan tangan kiri]:
Pasal: Tentang apa yang datang mengenai Mizan (timbangan)
Pasal: Tentang apa yang datang mengenai Shirath
Pasal: Tentang apa yang disebutkan mengenai Surga dan Neraka
[Dikeluarkannya para pelaku maksiat dari kalangan ahli tauhid dari neraka]:
Pasal: [Apa yang dikatakan orang Yahudi tentang neraka]
Pasal: Tentang hadits-hadits yang datang mengenai panji pujian
Pasal: Tentang ayat-ayat syafaat, hadits-haditsnya, dan Maqam Mahmud
Pasal: Kekhususan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam dalam membuka pintu surga