Deskripsi
Kebenaran datangnya dari Allah dan RasulNya yang difahami dan diamalkan oleh generasi emas umat Islam, yaitu para sahabatnya. Oleh karenanya jika kita ingin mengetahui kebenaran dalam beragama maka yang menjadi tolak ukur kebenaran adalah para sahabat dan yang mengikutinya dengan baik.(1)
Kita sebagai umat yang datang belakangan hanya bisa ikut mereka, berusaha semaksimal mungkin beragama semisal dengan mereka.
Ketahuilah bahwa Allah akan selalu menjaga agama Islam yang murni dari penyimpangan hingga akhir zaman nanti, sebagaimana disabdakan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم:
لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ، لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ وَلَا مَنْ خَالَفَهُمْ، حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ. وَفِي رِوَايَةٍ: وَهُمْ كَذَلِكَ (رواه مسلم)
"Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang berada di atas kebenaran dalam keadaan tampak (menang/tegak). Tidak akan membahayakan mereka orang yang menelantarkan mereka dan tidak pula orang yang menyelisihi mereka, hingga datang hari Kiamat. – Mereka senantiasa istiqamah –" (HR. Muslim)
Oleh karena itu, tugas kita adalah belajar dengan baik, agar mengetahui kebenaran dan mengikutinya.
Dan hal yang menyedihkan, setelah kebenaran sudah datang kepada kita, seakan sulit menerimanya untuk kita yakini dan amalkan dalam kehidupan kita.
(1) Disebutkan oleh Imam Ahmad dalam kitabnya Ushul As-Sunnah, hal. 14:
أُصُولُ السُّنَّةِ عِنْدَنَا: التَّمَسُّكُ بِمَا كَانَ عَلَيْهِ أَصْحَابُ رَسُولِ اللهِ وَالْاِقْتِدَاءُ بِهِمْ
"Aqidah kami dalam beragama adalah berpegang teguh terhadap apa yang difahami oleh para Sahabat Rasulullah dan (berusaha) mengikuti mereka (dengan baik)"
Apakah yang menyebabkan hal ini bisa terjadi?
Apa yang kami tulis ini adalah kalimat singkat menjawab pertanyaan di atas, penjelasan penting yang dibutuhkan oleh umat Islam seluruhnya, yaitu "10 Penghalang Kebenaran".
Tulisan ini banyak merujuk kepada kitab "Ash-Shawarif An Al-Haq" karya Syaikh Hamd bin Ibrahim Al-Utsman Hafidzahullah جل جلاله dengan diringkas dan tambahan dari kami pribadi yang merujuk ke kitab-kitab lainnya.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi penulis maupun bagi pembaca semuanya, dan jika di dapati ada kesalahan tulis atau yang lainnya maka silahkan sampaikan kritikannya. Jazakumullahu Khoiron