Cover buku 3 Hal yang Bisa Menumbuhkan Kecintaan Saudara Seiman karya Abu Yusuf bin Atmudin Al-Batahany
Diupload Oleh:admin
Tanggal Upload:
Dilihat:36 kali
Diunduh:14 kali

3 Hal yang Bisa Menumbuhkan Kecintaan Saudara Seiman

Kategori:
Tahun Terbit:2026
Jumlah Halaman:18 halaman

Deskripsi

Persaudaraan di atas iman merupakan nikmat besar yang Allah anugerahkan kepada kaum muslimin. Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10)

Namun kecintaan tidak selalu tumbuh dengan sendirinya. Ada hal sederhana yang dapat melembutkan hati, mendekatkan jiwa, dan menguatkan ikatan persaudaraan. Umar bin Khaththab radhiyallahu 'anhu berkata:

"Ada tiga hal yang dapat menanamkan kecintaan kepadamu di dalam hati saudaramu: engkau memulai salam kepadanya, melapangkan untuknya (tempat duduk) dalam majelis, dan memanggilnya dengan nama yang paling ia sukai." (Al-Kamil lil-Mubarrid 1/162)

1. Memulai Salam

Jangan menunggu orang lain menyapamu terlebih dahulu. Jadilah orang yang ringan mengucapkan salam, baik kepada orang yang sudah dikenal maupun yang belum dikenal.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang apabila kalian melakukannya, niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR. Muslim no. 54)

  • Salam bukan sekadar ucapan di bibir. Ia merupakan doa keselamatan sekaligus tanda bahwa kita menginginkan kebaikan bagi saudara kita.

  • Jangan sampai kita begitu ramah kepada orang yang memiliki kepentingan duniawi dengan kita, tetapi bersikap dingin kepada saudara seiman sendiri.

2. Melapangkan Tempat Duduk dalam Majelis

Ketika saudara kita datang, lapangkanlah tempat baginya dengan lapang dada. Jangan membuatnya merasa asing, tidak diinginkan, atau seakan kehadirannya mengganggu kenyamanan kita.

Allah berfirman:

"Apabila dikatakan kepadamu, 'Berilah kelapangan di dalam majelis,' maka lapangkanlah." (QS. Al-Mujadilah: 11)

  • Terkadang kecintaan tumbuh bukan karena hadiah mahal atau perkataan yang panjang, melainkan karena sikap sederhana yang menunjukkan penghormatan.

  • Memberikan tempat duduk, menyambut dengan ramah, dan tidak meremehkan kehadiran orang lain merupakan akhlak yang mempererat persaudaraan.

3. Memanggil dengan Nama yang Disukainya

Setiap orang senang dihormati dan diperlakukan dengan baik. Karena itu, panggillah saudara kita dengan nama atau panggilan yang ia sukai, selama panggilan tersebut tidak mengandung unsur yang terlarang. Hindarilah panggilan yang merendahkan, mengejek, atau mengungkit kekurangan seseorang.

Allah berfirman:

"Janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk." (QS. Al-Hujurat: 11)

  • Jangan merasa bahwa panggilan hanyalah perkara kecil. Satu panggilan yang baik bisa membuat seseorang merasa dihargai, sedangkan satu julukan yang menyakitkan bisa membekas lama di dalam hatinya.

Komentar

Tinggalkan Komentar