Deskripsi
Rasulullah ﷺ adalah profil pendidik yang paling baik. Penjelasan beliau adalah yang paling bagus dan mudah dipahami. Metode ajar beliau adalah yang paling bijaksana. Beliau menggunakan beberapa metode dalam mengajari para sahabatnya.
Terkadang beliau menentukan majelis umum, terkadang secara empat mata dengan duduk berhadapan, dan terkadang beliau sampaikan sembari membonceng sahabatnya.
Adakalanya beliau sampaikan dalam bentuk soal-jawab, diskusi, atau mengambil ibrah dari objek atau peristiwa yang dilihat.
Terkadang beliau sampaikan dalam bentuk perintah dan terkadang pula berupa larangan. Terkadang beliau menyebutkan ganjaran atas suatu amalan dan terkadang beliau terangkan akibat dari suatu perbuatan.
Termasuk metode ajar yang beliau gunakan adalah membuat perumpamaan. Beliau banyak membuat perumpamaan untuk menerangkan sesuatu. Salah satunya ialah perumpamaan tentang seorang mukmin.
Di antaranya adalah beliau mengumpamakan seorang mukmin ibarat lebah.
Imam Al-Hakim dalam Al-Mustadrak no. 253 meriwayatkan sebuah hadits dengan sanadnya dari Sahabat Abdullah bin Amr radhiyallahu'anhuma, dan hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 2288:
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِ كَمَثَلِ النَّحْلَةِ أَكَلَتْ طَيِّبًا وَوَضَعَتْ طَيِّبًا وَوَقَعَتْ طَيِّبًا، فَلَمْ تُفْسِدْ وَلَمْ تَكْسِرْ
"Perumpamaan seorang mukmin adalah ibarat lebah; ia memakan yang baik, menghasilkan yang baik, dan hinggap dengan baik; tidak merusak dan tidak mematahkan."
Hadits ini menggambarkan bahwa seluruh keadaan seorang mukmin adalah baik. Ia hanya mengkonsumsi yang baik, mengambil yang baik, mendengarkan yang baik, dan semua yang dimasukkan ke dalam dirinya dan hatinya semuanya adalah yang baik.
Perilakunya baik, tutur katanya, dan apapun yang bersumber dari dirinya semuanya adalah baik.
Tidak merugikan orang lain, jauh dari suka mencela, banyak melaknat, berlaku zhalim, dan semua bentuk pengrusakan, baik dengan perilaku maupun tutur kata.
Ibarat lebah madu yang hanya memakan yang baik, menghasilkan yang baik, hinggap di tempat yang baik, dan tidak merugikan yang lain.