Deskripsi
Betapa girangnya hati kita ketika kita dido'akan oleh seorang ustadz, orang tua, dan sahabat baik kita. Dan betapa galaunya kita saat kita dido'akan buruk oleh seorang ustadz, orang tua dan sahabat baik kita.
Lantas, bagaimana sekiranya jika yang mendo'akan kita adalah Malaikat Allah? Makhluk yang mulia yang tidak pernah bermaksiat kepada Allah ﷻ. Malaikat yang do'a mereka mustajab dikabulkan oleh Allah. Sungguh, kita tidak akan mampu berkata-kata lagi. Allah ﷻ berfirman tentang Malaikat:
﴿ لَا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ ﴿٦﴾ ﴾
"Yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6)
Begitu juga Allah ﷻ mensifati mereka dalam firman-Nya:
﴿ بَلۡ عِبَادٞ مُّكۡرَمُونَ ﴿٢٦﴾ لَا يَسۡبِقُونَهُۥ بِٱلۡقَوۡلِ وَهُم بِأَمۡرِهِۦ يَعۡمَلُونَ ﴿٢٧﴾ ﴾
"Mereka (para malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan. Mereka tidak berbicara mendahului-Nya dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya." (QS. Al-Anbiya: 26-27)
Do'a para Malaikat mencakup dua bagian yaitu do'a kebaikan dan do'a laknat. Tentu saja, kita berharap termasuk bagian dari orang yang dido'akan baik oleh Malaikat dan kita tidak ingin termasuk bagian yang dido'akan keburukan oleh Malaikat.
Nah, siapa saja yang dido'akan kebaikan oleh para Malaikat Allah dan siapa saja yang dido'akan keburukan oleh Allah?. Inilah yang akan menjadi tema pembahasan kita kali ini, agar kita termotivasi untuk melaksanakan kriteria yang dido'akan kebaikan oleh Malaikat dan agar kita mewaspadai kriteria yang dido'akan buruk oleh Malaikat. Semoga tulisan ini ikhlas karena Allah dan bermanfaat bagi manusia.