Deskripsi
Pemikiran Dan Perbuatan Keji Jaringan Al-Qaeda
1. Pengkafiran, pemberontakan serta pembunuhan.
Osama bin Laden berkata: “Ketahuilah para mujahidin di negeri Al-Haramain Asy Syarifain (Arab Saudi) mereka belum memulai perang mereka dengan pemerintah. Jika mereka mau memulai maka mereka akan mulai dari pemimpin kaum kafir, yaitu penguasa Riyadh (Arab Saudi)”.
Aiman Azh-Zhawahiri mengatakan: “Diantara gambaran jihad yang fardhu ‘ain pada saat sekarang adalah jihad melawan pemimpin-pemimpin murtad yang berhukum dengan selain syariat Islam, yang berwala’ (loyalitas) terhadap Yahudi dan Nashara”. (Dari sini kita ketahui) penyebab Takfir jaringan Al-Qaeda terhadap penguasa ada dua, sebagaimana yang telah diakui sendiri oleh pemimpinnya di atas:
1. Karena berhukum dengan undang-undang buatan manusia.
2. Berwala’ kepada musuh-musuh Islam.
Adapun yang pertama, maka ini adalah masalah yang butuh ketelitian dan ini masalah yang urgen. Permasalahan yang membutuhkan pondasi dan perincian yang tidak dipahami oleh Osama bin Laden dan para pengikutnya dari takfiriyyin yang bodoh. Oleh karena itu, dia pun seenaknya berbicara dalam masalah ini hingga sesat dengan kesesatan yang jauh serta merusak dengan kerusakan yang nyata. Dia pun sembarangan mengkafirkan penguasa kaum muslimin dan menganggap negeri-negeri mereka sebagai negeri kafir dan jahiliyah.
Adapun masalah berloyalitas kepada orang-orang kafir, ini adalah masalah yang (juga) butuh ketelitian. Dan hukum dalam masalah ini (sebenarnya) sudah jelas dalam pandangan Ahlussunnah wal jamaah sejak dahulu hingga sekarang. Akan tetapi pemimpin Al-Qaeda ini karena kejahilannya terhadap manhaj salaf dan kaidah-kaidah mereka, maka dia pun mencampur adukkan antara "At-Tawalli" dengan "Muwâlah" kepada orang kafir. Dan dia jahil terhadap macam-macam Muwâlah dan menyamaratakan hukumnya, yaitu kafir keluar dari Islam.