Cover buku Dasar Akad-akad Muamalat karya Nor Kandir
Diupload Oleh:admin
Tanggal Upload:
Dilihat:30 kali
Diunduh:16 kali

Dasar Akad-akad Muamalat

Kategori:
Tahun Terbit:2026
Jumlah Halaman:61 halaman
Penulis:Nor Kandir

Deskripsi

Akad adalah jantung kehidupan manusia. Jual beli, sewa, utang, titipan, kerja sama, dan gadai semuanya berdiri di atas akad. Sayangnya, banyak orang menjalankan akad setiap hari tanpa tahu apa yang membuatnya sah, apa yang membuatnya rusak, dan apa yang membuatnya harom. Buku kecil ini hadir untuk pembaca awam dengan bahasa ringan, dalil, dan contoh yang dekat dengan keseharian. Tidak semua perincian fiqih dimuat di sini, karena tujuannya bukan menjadikan pembaca seorang ahli fiqih, melainkan menjadikan pembaca sadar dan aman dalam bermuamalat.

Dasar semua akad muamalat adalah boleh, sampai ada dalil yang melarang. Alloh ﷻ berfirman:

﴿وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا﴾

“Alloh menghalalkan jual beli dan mengharomkan riba.” (QS. Al-Baqoroh: 275)

Dari prinsip ini para fuqoha menegaskan bahwa hukum asal akad adalah sah dan boleh. Ibnu Taimiyyah (728 H) berkata:

«إِنَّ الْأَصْلَ فِي الْعُقُودِ وَالشُّرُوطِ: الْجَوَازُ وَالصِّحَّةُ وَلَا يَحْرُمُ مِنْهَا وَيَبْطُلُ إلَّا مَا دَلَّ الشَّرْعُ عَلَى تَحْرِيمِهِ وَإِبْطَالِهِ نَصًّا أَوْ قِيَاسًا عِنْدَ مَنْ يَقُولُ بِهِ»

“Prinsip asal dalam akad-akad dan syarat-syarat adalah boleh dan sah, dan tidak ada yang harom dan batal darinya kecuali apa yang diharomkan Alloh dan Rosul-Nya secara nash maupun qiyas bagi yang menganggap ada qiyas.” (Majmu’ Al-Fatawa, Ibnu Taimiyyah, 29/132)

Alloh menghalalkan akad-akad yang membawa maslahat dan mengharomkan yang membawa kerusakan, sehingga pintu muamalat luas bagi manusia.

Adapun rukun akad yang disepakati fuqoha secara garis besar ada 3: pelaku akad (aqidain), objek akad (ma’qud ‘alaih), dan lafazh akad (shighoh). Perinciannya dibahas di bab-bab berikutnya. Perlu diingat bahwa syarat sah akad berkisar pada kerelaan kedua pihak, objek yang jelas dan halal, serta lafazh yang menunjukkan maksud akad. Robb ﷻ berfirman:

﴿إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ﴾

“Kecuali bila berupa perniagaan yang berdasarkan kerelaan di antara kalian.” (QS. An-Nisa’: 29)

Dan Nabi ﷺ bersabda:

«إِنَّمَا الْبَيْعُ عَنْ تَرَاضٍ»

“Sesungguhnya jual beli itu hanya sah dengan kerelaan.” (HSR. Ibnu Majah no. 2185)

Komentar

Tinggalkan Komentar