Cover buku Mertua Bijak Tak Ikut Campur Rumah Tangga Anak karya Nor Kandir
Diupload Oleh:MS
Tanggal Upload:
Dilihat:326 kali
Diunduh:86 kali

Mertua Bijak Tak Ikut Campur Rumah Tangga Anak

Tahun Terbit:2026
Jumlah Halaman:103 halaman
Penulis:Nor Kandir

Deskripsi

Sungguh, pernikahan adalah ikatan yang sangat kokoh (mitsaqon gholizho) yang menyatukan dua insan dalam satu naungan ibadah. Alloh berfirman:

﴿وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓاْ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةًۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ﴾

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

Membangun rumah tangga yang mandiri merupakan tanggung jawab besar bagi setiap pasangan Muslim. Keberhasilan sebuah pernikahan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan materi, namun juga oleh kedewasaan dalam bersikap, termasuk bagaimana memposisikan diri di hadapan orang tua dan mertua. Di sisi lain, peran mertua sangatlah krusial sebagai pendukung moral dan pemberi doa, namun jika peran tersebut melampaui batas hingga mencampuri urusan privasi rumah tangga anak, maka bibit perselisihan akan mudah tumbuh. Nabi ﷺ telah mengingatkan tentang pentingnya menjaga keharmonisan keluarga:

«خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي»

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku.” (HSR. At-Tirmidzi no. 3895)

Buku ini disusun dengan harapan dapat menjadi jembatan ilmu bagi para mertua agar menjadi sosok yang bijak, serta bagi anak dan menantu agar tetap mampu berbakti tanpa mengabaikan kemandirian rumah tangga mereka. Penulis berusaha menjabarkan betapa pentingnya menjaga batasan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih besar, sebab ketidaknyamanan dalam rumah tangga sering kali berawal dari intervensi yang tidak pada tempatnya.

Komentar

Tinggalkan Komentar