Cover buku Sikap Ibnu Taimiyah terhadap Kaum Asy'ariyah Jilid 2 karya Abdurrahman bin Shalih bin Shalih Al-Mahmud
Diupload Oleh:MS
Tanggal Upload:
Dilihat:373 kali
Diunduh:93 kali

Sikap Ibnu Taimiyah terhadap Kaum Asy'ariyah Jilid 2

Kategori:
Tahun Terbit:2026
Jumlah Halaman:619 halaman
Penerbit:QantaraLit
Penerjemah:Muhamad Abid Hadlori

Deskripsi

DAFTAR ISI

Pembahasan Kedua: Maturidiyah dan Hubungannya dengan Asy'ariyah

Pembahasan Ketiga: Kemunculan dan Penyebaran Mazhab Asy'ariyah

Pembahasan Keempat: Akidah Asy'ariyah

Pasal Kelima: Perkembangan Mazhab Asy'ariyah dan Tokoh-Tokoh Terkemukanya hingga Era Ibnu Taimiyah

Pendahuluan

Abu al-Hasan ath-Thabari: Wafat sekitar tahun 380 H

Al-Baqillani: wafat tahun 403 H

Ibnu Furak: Wafat 406 H

Abdul Qahir Al-Baghdadi: wafat tahun 429 H

Al-Baihaqi: wafat 458 H

Al-Qusyairi: Wafat 465 H

Al-Juwaini: Wafat 478 H

Abu Hamid al-Ghazali: wafat 505 H

Tokoh-tokoh Asy'ariyyah pada Masa antara Al-Ghazali dan Al-Razi

BAB KEDUA: SIKAP IBNU TAIMIYAH TERHADAP ASY'ARIYAH

Pasal Pertama: Pemaparan Beliau mengenai Sisi-Sisi Positif Mereka dan Pengakuannya terhadap Kebenaran yang Ada pada Mereka

Pendahuluan

Pertama: Penyifatan Beliau terhadap Mereka sebagai Bagian dari Ahlus Sunnah dalam Perbandingan dengan Mu'tazilah dan Rafidhah

Kedua: Pengutamaan Beliau atas Pendapat-Pendapat Mereka dibandingkan Pendapat-Pendapat Selain Mereka dari Kalangan Mu'tazilah, Jahmiyah, dan Para Filosof

Ketiga: Penyebutan Sisi Positif Mereka dan Bantahan Mereka terhadap Kaum Batiniyah, Atheis, dan Lainnya

Keempat: Asy'ariyah Layak Dipuji atas Upaya dan Jasa Mereka yang Terpuji

Kelima: Sikap Beliau yang Adil terhadap Tokoh-Tokoh Asy'ariyah

Pasal Kedua: Metode Umumnya dalam Membantah Kaum Asy'ariyyah

Pendahuluan

Pertama: Menjelaskan sisi-sisi positif mereka dan kebenaran yang ada pada mereka

Kedua: Al-Qur'an dan Sunnah telah mencukupi segala yang dibuat-buat oleh mereka

Ketiga: Mazhab Salaf Lebih Selamat, Lebih Berilmu, dan Lebih Bijaksana

Keempat: Bahwa Ilmu Kalam itu Tercela

Kelima: Ketidaktahuan Mereka tentang Sunnah dan Mazhab Ulama Salaf

Keenam: Mengembalikan Pendapat-Pendapat Mereka yang Menyalahi Mazhab Ahli Sunnah kepada Pokok-Pokok Para Filosof, Jahmiyah, dan Mu'tazilah

Ketujuh: Tidak Ada Pertentangan antara Akal dan Naql

Kedelapan: Membantah Kaum Asy'ariyah Belakangan dengan Perkataan Syaikh-syaikh Mereka Sendiri, dan Bantahan Sebagian Mereka atas Sebagian yang Lain

Kesembilan: Kontradiksi Kaum Asy'ariyah

Kesepuluh: Kebingungan, Keraguan, dan Rujuknya Kaum Asy'ariyyah

Kesebelas: Dominasi Para Filsuf dan Kaum Batiniyyah atas Para Mutakallimin

Komentar

Tinggalkan Komentar