Deskripsi
DAFTAR ISI
Pembahasan Kedua: Maturidiyah dan Hubungannya dengan Asy'ariyah
Pembahasan Ketiga: Kemunculan dan Penyebaran Mazhab Asy'ariyah
Pembahasan Keempat: Akidah Asy'ariyah
Pasal Kelima: Perkembangan Mazhab Asy'ariyah dan Tokoh-Tokoh Terkemukanya hingga Era Ibnu Taimiyah
Pendahuluan
Abu al-Hasan ath-Thabari: Wafat sekitar tahun 380 H
Al-Baqillani: wafat tahun 403 H
Ibnu Furak: Wafat 406 H
Abdul Qahir Al-Baghdadi: wafat tahun 429 H
Al-Baihaqi: wafat 458 H
Al-Qusyairi: Wafat 465 H
Al-Juwaini: Wafat 478 H
Abu Hamid al-Ghazali: wafat 505 H
Tokoh-tokoh Asy'ariyyah pada Masa antara Al-Ghazali dan Al-Razi
BAB KEDUA: SIKAP IBNU TAIMIYAH TERHADAP ASY'ARIYAH
Pasal Pertama: Pemaparan Beliau mengenai Sisi-Sisi Positif Mereka dan Pengakuannya terhadap Kebenaran yang Ada pada Mereka
Pendahuluan
Pertama: Penyifatan Beliau terhadap Mereka sebagai Bagian dari Ahlus Sunnah dalam Perbandingan dengan Mu'tazilah dan Rafidhah
Kedua: Pengutamaan Beliau atas Pendapat-Pendapat Mereka dibandingkan Pendapat-Pendapat Selain Mereka dari Kalangan Mu'tazilah, Jahmiyah, dan Para Filosof
Ketiga: Penyebutan Sisi Positif Mereka dan Bantahan Mereka terhadap Kaum Batiniyah, Atheis, dan Lainnya
Keempat: Asy'ariyah Layak Dipuji atas Upaya dan Jasa Mereka yang Terpuji
Kelima: Sikap Beliau yang Adil terhadap Tokoh-Tokoh Asy'ariyah
Pasal Kedua: Metode Umumnya dalam Membantah Kaum Asy'ariyyah
Pendahuluan
Pertama: Menjelaskan sisi-sisi positif mereka dan kebenaran yang ada pada mereka
Kedua: Al-Qur'an dan Sunnah telah mencukupi segala yang dibuat-buat oleh mereka
Ketiga: Mazhab Salaf Lebih Selamat, Lebih Berilmu, dan Lebih Bijaksana
Keempat: Bahwa Ilmu Kalam itu Tercela
Kelima: Ketidaktahuan Mereka tentang Sunnah dan Mazhab Ulama Salaf
Keenam: Mengembalikan Pendapat-Pendapat Mereka yang Menyalahi Mazhab Ahli Sunnah kepada Pokok-Pokok Para Filosof, Jahmiyah, dan Mu'tazilah
Ketujuh: Tidak Ada Pertentangan antara Akal dan Naql
Kedelapan: Membantah Kaum Asy'ariyah Belakangan dengan Perkataan Syaikh-syaikh Mereka Sendiri, dan Bantahan Sebagian Mereka atas Sebagian yang Lain
Kesembilan: Kontradiksi Kaum Asy'ariyah
Kesepuluh: Kebingungan, Keraguan, dan Rujuknya Kaum Asy'ariyyah
Kesebelas: Dominasi Para Filsuf dan Kaum Batiniyyah atas Para Mutakallimin